JMNpost.com | Aceh Timur, - Suasana menjelang berbuka puasa di Desa Blang Nie, Kecamatan Simpang Ulim pada Selasa (4/3/2026), diwarnai kehadiran jajaran organisasi perempuan Kabupaten Aceh Timur yang menyalurkan bantuan takjil kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin oleh istri Wakil Bupati Aceh Timur, Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin, S.Keb bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Pokja Bunda PAUD, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) serta Dharma Wanita Persatuan Aceh Timur.
Rombongan mendatangi langsung titik-titik permukiman yang terdampak. Paket takjil dibagikan kepada warga yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana yang sebelumnya mengganggu aktivitas dan merusak sejumlah rumah.
Dalam keterangannya, Ketua TP PKK Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., melalui Staf Ahli Ny. Erni Handayani T. Zainal, S.Keb, menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian sosial di bulan suci.
“Kami hadir untuk menunjukkan bahwa pemerintah daerah melalui organisasi perempuan tidak tinggal diam. Ini bentuk kebersamaan kami dengan masyarakat yang sedang diuji musibah, terlebih di bulan Ramadhan,” ujar Ny. Erni Handayani, Selasa (4/3/2026).
Menurutnya, pembagian takjil menjadi salah satu program sosial yang difokuskan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga terdampak bencana.
“Kami ingin sedikit meringankan beban mereka. Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat membantu dan menjadi penyemangat bagi warga untuk tetap kuat menjalani ibadah puasa,” tambahnya.
Salah satu warga, Nurjannah, mengaku terharu atas kunjungan dan perhatian yang diberikan.
“Dalam kondisi seperti ini, perhatian dan bantuan sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada ibu-ibu dari Kabupaten dan Kecamatan yang sudah datang langsung melihat keadaan kami,” ungkap Nurjannah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian warga masih melakukan pembersihan lingkungan dan memperbaiki rumah yang terdampak. Kehadiran rombongan organisasi perempuan tersebut disambut hangat masyarakat.
Aksi sosial ini diharapkan menjadi penguat solidaritas antara pemerintah daerah dan warga, serta mendorong semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana di Kecamatan Simpang Ulim. (*)
Post a Comment