JMNpost.com | Aceh Timur, – Koordinator Media Propaganda Mualem Center Aceh, Zakaria atau yang akrab disapa Jaka, angkat bicara terkait polemik kepengurusan Mualem Center Aceh Timur. Ia menilai pengurus Mualem Center Aceh Timur tidak menunjukkan sikap transparan dan bertanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.
Menurut Jaka, banyak simpatisan merasa kecewa terhadap sejumlah keputusan yang dinilai diambil secara sepihak tanpa melibatkan pengurus yang sebelumnya telah berperan dalam mendeklarasikan Mualem Center Aceh Timur.
“Kami melihat adanya kekecewaan dari simpatisan karena keputusan diambil tanpa musyawarah dan tanpa melibatkan pihak-pihak yang selama ini sudah berjuang bersama,” ujar Jaka, Sabtu (21/2/2026).
Ia menambahkan, saat ini Mualem telah menjabat sebagai gubernur ,Namun keberadaan dan kedudukan Mualem Center di Aceh Timur dinilai belum memiliki kejelasan struktur maupun arah organisasi.
“Harus ada transparansi terkait kedudukan dan struktur Mualem Center Aceh Timur hari ini. Jangan sampai organisasi ini berjalan tanpa arah yang jelas,” katanya.
Jaka juga mendesak Mualem Center pusat untuk segera melakukan evaluasi terhadap struktur kepengurusan di Aceh Timur.Evaluasi tersebut, menurutnya, penting guna memastikan organisasi berjalan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.
Selain itu, ia menyoroti dugaan kurangnya keterbukaan informasi, baik terkait perjalanan organisasi maupun pengelolaan anggaran.
“Selama ini kami menduga tidak ada keterbukaan informasi, termasuk soal anggaran dan program kerja.Transparansi penting agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tegasnya.
Jaka berharap seluruh pengurus dapat kembali berkomitmen menjalankan organisasi sesuai dengan visi dan misi, bukan untuk kepentingan pribadi yang dapat merugikan banyak pihak.
“Kita ingin Mualem Center berjalan sesuai tujuan awal, bukan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.
Post a Comment