Pasca 14 hari kejadian, sejumlah anak korban dilaporkan trauma untuk menyantap MBG. Beberapa orang tua siswa khawatir kasus serupa akan kembali terjadi.
Orang tua korban berencana mengirim surat teguran (somasi) kepada SPPG Blang Nisam karena merasa kecewa dengan sikap vendor yang dinilai lamban dalam memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban terhadap puluhan korban, yang terdiri dari bayi, balita, dan remaja. Sebagian korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Alue Ie Mirah dan RSUD Zubir Mahmud, Idi.
Dalam somasi tersebut, orang tua mendesak permintaan maaf, tanggung jawab, dan jaminan keamanan pangan dari SPPG Blang Nisam paling lambat 4x24 jam setelah surat diterima.
Selain itu, Muhammad Yasin, warga Desa Bandar Baro yang mewakili keluarga korban, meminta Dinas Kesehatan Aceh Timur melakukan analisis sampel makanan yang telah disita sebelumnya untuk mengetahui penyebab pasti dan mencegah terulangnya kasus serupa. “Jika ditemukan indikasi pelanggaran SOP, pihak terkait seharusnya diberikan sanksi tegas, seperti penggantian kepala SPPG atau bahkan pembekuan yayasan, sebagai langkah evaluasi,” ujarnya.
Reporter: Muhammad Nuraqi

Post a Comment