JMNpost.com | Aceh Timur - Tak ada yang menyangka, sebuah mobil bak terbuka yang biasanya digunakan untuk mengangkut hasil kebun sawit, sore itu justru melaju membawa seorang pengungsi dalam kondisi darurat menuju rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu sore, 18 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, di Gampong Sarah Gala, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, saat rombongan relawan tiba untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Di tengah aktivitas pembagian bantuan, perhatian relawan tertuju pada seorang perempuan yang terbaring lemah di lokasi pengungsian. Kondisinya tidak biasa. Wajahnya pucat, tubuhnya lemas, dan warga sekitar tampak cemas.
Perempuan tersebut diketahui bernama Siti Ratijah (56), seorang pengungsi yang telah sakit selama lima hari terakhir. Di pengungsian, kondisinya memburuk hingga mengalami muntah darah.
Suaminya, Abdul Hamid (60), mendampingi dengan kondisi serba terbatas.
Melihat situasi tersebut, Rocky, Ketua Relawan Rocky Foundation, langsung mengambil keputusan cepat. Tanpa menunggu lama, ia memerintahkan agar korban segera dievakuasi.
“Awalnya kami datang untuk menyalurkan bantuan. Tapi saat melihat langsung kondisi ibu ini, kami sadar tidak bisa menunda. Kondisinya sudah darurat dan harus segera dibawa ke rumah sakit,” ujar Rocky.
Siti Ratijah kemudian diangkut menggunakan mobil Hiline milik relawan kendaraan yang sehari-hari digunakan untuk mengangkut sawit dan logistik bantuan menuju rumah sakit di kawasan Indra Makmu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Mobil itu memang biasa dipakai angkut bantuan dan hasil kebun. Tapi dalam kondisi seperti ini, yang terpenting adalah menyelamatkan nyawa,” kata Rocky.
Ia menegaskan, aksi tersebut murni dilakukan atas dasar kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan jenis kegiatan yang sedang dijalankan saat itu.
“Bantuan bisa ditunda, tapi keselamatan warga tidak. Itulah prinsip kami di lapangan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Siti Ratijah telah berada di rumah sakit dan mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata kondisi pengungsian yang masih membutuhkan perhatian serius, khususnya dalam aspek layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana.

Post a Comment