Wakapolri: Bantuan Fokus Pembukaan Akses Jalan, Distribusi logistik dan Pengamanan

JMNpost.com | Aceh Utara - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Prof. Dedi Prasetyo mengirimkan tujuh unit alat berat ke Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

 Tujuannya, untuk mempercepat pemulihan dampak bencana alam hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Selain alat berat, Mabes Polri juga mengerahkan 100 personel Brigade Mobil (Brimob) guna membantu penanganan daerah yang terdampak paling parah. Bantuan tadi difokuskan pada pembukaan akses jalan, distribusi logistik, serta dukungan pengamanan dan kemanusiaan. 

“Sembako dan alat-alat berat kita kirim ke Langkahan karena dampak bencana di sana cukup berat. Ada tujuh unit alat berat yang kita turunkan untuk membuka akses jalan,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo saat meninjau Mapolres Aceh Utara Sabtu 27 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Polisi Marzuki Alibasyah, Kapolres Aceh Utara Ajun Komisaris Besar Polisi Trie Aprianto, serta Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil.

 Dedi menjelaskan, kedatangannya ke Aceh Utara merupakan arahan langsung dari Kapolri untuk mengevaluasi kondisi lapangan satu bulan pascabencana. 

Itu sebabnya, ia memastikan seluruh bantuan yang dikirimkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

 “Ada tujuh alat berat terdiri dari ekskavator besar dan kecil serta dump truck. Kita dorong ke Langkahan dan beberapa wilayah di sekitarnya,” ujarnya.

Selain pengerahan personel dan alat berat, Polri juga menyalurkan bantuan air bersih, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan dasar lainnya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, dilaporkan mengalami kerusakan cukup berat.

 “Kami sudah berkomunikasi dengan Jakarta. Hari ini juga dikirimkan 60 koli obat-obatan dan alat kesehatan untuk mendukung pelayanan medis,” kata Dedi. 

Secara keseluruhan, Mabes Polri menurunkan 190 personel Brimob, dengan penugasan 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Kota Lhokseumawe, lengkap dengan dukungan peralatan yang dibutuhkan.

Reporter: Arif firdaus

Post a Comment

Previous Post Next Post