Jadup 99 Persen Cair? Jangan Sampai Rakyat Aceh Timur Cuma Dapat PHP

Opini

Ditulis oleh : Fahmi

JMNpost.com | Aceh Timur, - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyatakan penyaluran Jatah Hidup (Jadup) korban banjir tahap pertama gelombang pertama telah mencapai 99 persen. Dari 7.659 keluarga penerima manfaat (KPM), sebanyak 7.592 disebut sudah menerima, sementara 67 KPM masih terkendala persoalan administrasi.

Angka 99 persen memang terdengar meyakinkan. Tetapi di tengah angka tersebut, masih terdengar suara warga di media sosial, termasuk TikTok, yang mengaku belum menerima Jadup. Lalu pertanyaannya sederhana: apakah 99 persen itu benar-benar sudah diterima rakyat, atau baru tercatat sebagai sudah disalurkan dalam administrasi pemerintah?

Ini bukan tuduhan. Ini pertanyaan publik yang layak dijawab dengan bukti.

Sebab “sudah disalurkan” tidak selalu identik dengan “sudah diterima”. Kalau pemerintah yakin dengan angka 99 persen tersebut, mengapa tidak dijelaskan secara terbuka bagaimana penyalurannya dan bagaimana memastikan setiap penerima memang telah menerima haknya?

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky juga patut ditanya. Bupati dikenal aktif menggunakan media sosial, termasuk TikTok. Masa begitu banyak warga masih merepet soal Jadup belum diterima, suara mereka tidak terlihat?

Media sosial jangan hanya menjadi panggung untuk menunjukkan keberhasilan pemerintah. Ketika rakyat mengeluh, ruang yang sama seharusnya menjadi tempat pemerintah mendengar dan menindaklanjuti.

Kalau memang 7.592 KPM sudah menerima, buktikan. Kalau ada yang belum, jelaskan siapa, apa kendalanya, dan kapan diselesaikan. Jangan biarkan rakyat hanya disuguhi persentase sementara sebagian masih menunggu kepastian.

Bupati jangan hanya memberi rakyat harapan. Jangan sampai rakyat merasa di-PHP: bantuan diumumkan sudah cair, angka 99 persen digaungkan, tetapi warga masih bertanya, “Mana Jadup kami?”

Rakyat tidak membutuhkan angka yang bagus di atas kertas. Mereka membutuhkan bantuan yang benar-benar sampai ke tangan.

Kalau sudah cair, buktikan. Kalau belum, katakan belumKalau terkendala, jelaskan.

Sebab dalam urusan bantuan bagi korban bencana, yang harus sampai kepada rakyat bukan sekadar kabarnya, bukan pula sekadar angkanya, tetapi bantuannya.

Post a Comment

Previous Post Next Post