JMNpost.com | Banda Aceh – Pernyataan Ketua Baitul Mal Aceh yang mengakui adanya dugaan praktik percaloan dalam penyaluran bantuan dan menyebut kasus tersebut sedang dalam proses investigasi mendapat perhatian berbagai pihak. Menyikapi hal itu, Koordinator Media Mualem Center Aceh Timur, Zakaria atau Jaka, mendesak Pemerintah Aceh segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Baitul Mal Aceh.
Menurut Jaka, pengakuan tersebut tidak boleh berhenti pada proses investigasi semata. Ia meminta Pemerintah Aceh mengawal penanganan kasus tersebut secara transparan serta memastikan siapa pun yang terbukti terlibat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Baitul Mal merupakan lembaga yang dibentuk untuk membantu fakir, miskin, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai lembaga yang menjadi wadah amal justru tercoreng oleh dugaan praktik percaloan dalam penyaluran bantuan. Jika terbukti, ini merupakan hal yang sangat memalukan dan harus ditindak tegas," ujar Jaka.
Ia menilai, keterbukaan pihak Baitul Mal Aceh mengenai adanya investigasi harus diikuti dengan penyampaian hasil penyelidikan kepada publik agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut tetap terjaga.
Jaka juga berharap Baitul Mal Aceh terus menjaga integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya sehingga bantuan yang bersumber dari dana umat benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Post a Comment