JMNpost.com | Aceh Timur — Peringatan Maulid Rasulullah SAW di Masjid Ulee Ateung, Kemukiman Matang Panyang, berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. 26/8/2026.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan prosesi Dike Lingiek, tradisi keagamaan masyarakat Aceh yang masih dipertahankan hingga kini.
Masyarakat Ulee Ateung dan sekitarnya hadir untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
Usai prosesi Dike Lingiek, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dalam momentum peringatan Maulid Rasul.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat dalam rangkaian kegiatan. Peringatan Maulid tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
Pelaksanaan Dike Lingiek turut memberikan warna khas dalam peringatan Maulid di Masjid Ulee Ateung. Tradisi tersebut menjadi bagian dari budaya keagamaan masyarakat Aceh yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan adanya rangkaian Dike Lingiek dan santunan anak yatim, peringatan Maulid Rasul di Ulee Ateung, Kemukiman Matang Panyang, diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Post a Comment