Diduga Kerap Dilewati Pejabat, Jalan Rusak di Aceh Timur Tuai Protes Warga

JMNpost.com | Aceh Timur, - Kondisi jalan rusak parah di Gampong Buket Panjou, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Jalan yang menjadi akses vital tersebut dinilai lama dibiarkan tanpa penanganan serius, meski disebut-sebut kerap dilalui oleh pejabat daerah, termasuk pimpinan legislatif.

Kerusakan jalan tergolong berat, dipenuhi lubang besar, permukaan hancur, serta genangan air saat hujan yang memperparah kondisi. Di jalur yang sama, sebuah jembatan kecil juga mengalami kerusakan serius dengan lubang menganga yang berpotensi membahayakan pengguna jalan setiap saat.
Warga setempat menanam pohon pisang di badan jalan lintas gampong yang rusak parah sebagai bentuk protes terbuka terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai lama dibiarkan tanpa penanganan.

Aksi tersebut menjadi simbol kekecewaan sekaligus sindiran keras kepada pihak terkait yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret. Jalan tersebut diketahui merupakan jalur utama yang setiap hari digunakan untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga.

“Sudah lama sekali rusak. Kami sudah sering sampaikan, tapi belum ada tindakan nyata. Apa harus tunggu ada korban dulu?” ujar seorang warga

Warga juga menyoroti bahwa persoalan ini bukan karena tidak diketahui, melainkan dinilai belum menjadi prioritas penanganan.

“Setahu kami, jalan ini juga sering dilalui Ketua DPRK. Tapi kenyataannya tetap seperti ini. Jadi kami bingung, kenapa tidak pernah benar-benar diperbaiki,” kata warga lainnya, Sabtu (18/4/2026).

Penanaman pohon pisang di badan jalan menjadi pesan terbuka bahwa masyarakat menginginkan tindakan nyata, bukan sekadar wacana.

Warga berharap Ketua DPRK Kabupaten Aceh Timur dapat turun langsung ke lokasi dan menggunakan kewenangannya untuk mendorong percepatan perbaikan.
“Kami tidak butuh janji. Kami butuh bukti. Kalau memang sering lewat sini, pasti tahu bagaimana kondisinya,” tegas warga

Hingga saat ini, belum terlihat adanya respons konkret dari pemerintah daerah terkait perbaikan jalan dan jembatan tersebut. Warga berharap, sorotan ini menjadi titik awal perubahan agar persoalan yang telah berlangsung lama tidak terus dibiarkan tanpa penyelesaian.

Post a Comment

Previous Post Next Post