Ratusan Tamu Padati Haul ke-14 Tgk. H. Muhammad Isa, Pimpinan Dayah Raudhatul Huda


JMNpost.com | Aceh Timur, - Suasana Dayah Raudhatul Huda di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, dipadati ratusan tamu saat kenduri haul ke-14 untuk almarhum Tgk. H. Muhammad Isa bin Tgk. Mahmud digelar. Sejak usai salat Magrib, para teungku, santri, alumni, keluarga almarhum, serta masyarakat dari berbagai wilayah berdatangan untuk mengikuti rangkaian doa dan zikir yang berlangsung khidmat.

Kenduri haul tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan pengiriman doa kepada almarhum yang semasa hidup dikenal sebagai guru dan panutan di lingkungan dayah. Doa bersama yang diikuti santri, masyarakat, dan alumni telah dilaksanakan sejak awal acara dan dipanjatkan secara khusus untuk almarhum Tgk. H. Muhammad Isa bin Tgk. Mahmud.

Mustafa yang akrab disapa Ayah Mus menjelaskan bahwa kenduri yang dilaksanakan tersebut merupakan haul ke-14 sejak wafatnya almarhum. Menurutnya, dalam ajaran Islam dan tradisi dayah, seorang murid diwajibkan untuk selalu bertakzim kepada guru, baik ketika guru masih hidup maupun setelah berpulang ke hadirat Allah SWT. “Sebagaimana perintah Allah, murid harus selalu takzim kepada guru. Ketika guru sudah berpulang, tidak ada lagi yang bisa kita kirimkan selain doa, dan doa itulah yang diharapkan oleh almarhum,” ujar Ayah Mus.

Ia menambahkan, besarnya antusiasme tamu yang hadir mencerminkan kecintaan murid, alumni, dan masyarakat terhadap almarhum serta penghormatan terhadap Dayah Raudhatul Huda. Melalui doa-doa yang dipanjatkan, Ayah Mus berharap dayah ke depan semakin berkembang. “Semoga dayah ini semakin maju, santri bertambah, dan pembangunan dayah tumbuh dengan baik,” katanya.

Terkait perbedaan waktu pelaksanaan kenduri, seperti kenduri tujuh hari, empat puluh hari, maupun kenduri tahunan, Ayah Mus menegaskan bahwa pada dasarnya tidak terdapat perbedaan mendasar. Menurutnya, seluruh kenduri tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mengirimkan doa kepada orang yang telah meninggal dunia. “Intinya tetap mengirimkan doa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ayah Mus juga menyampaikan harapan kepada seluruh tamu dan alumni yang hadir agar senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat kembali bersua pada haul di tahun-tahun mendatang. Ia berharap, melalui kenduri haul yang digelar dengan skala besar ini, Dayah Raudhatul Huda semakin maju dan berkembang. “Insyaallah ke depan kita berharap ada kerja sama dengan pemerintah, khususnya terkait keabsahan pendidikan, supaya santri bisa memegang ijazah yang diakui secara resmi,” pungkasnya.

Kenduri haul tersebut berlangsung dengan penyambutan yang tertata rapi dan jamuan yang disiapkan secara layak untuk ratusan tamu yang hadir. Meski digelar dalam skala besar, esensi utama kegiatan tetap menitikberatkan pada doa, takzim kepada guru, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang telah lama hidup di tengah masyarakat Aceh Timur.

Post a Comment

Previous Post Next Post