Dokter Jiwa PDSKJI Aceh Turun ke Pengungsian, Fokus Pemulihan Mental Korban Banjir

JMNpost.com | Aceh Timur, - Himpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memberikan layanan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim dokter jiwa PDSKJI Aceh di lokasi pengungsian Dusun Mulia, Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (24/1/2026).

Kehadiran para dokter spesialis kejiwaan disambut antusias oleh masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera dalam beberapa waktu terakhir.

Selain menyalurkan bantuan logistik, tim PDSKJI Aceh juga memberikan pelayanan kesehatan jiwa kepada warga terdampak. Layanan tersebut difokuskan pada pencegahan serta penanganan dini gangguan psikologis, seperti stres akut, kecemasan, gangguan tidur, hingga trauma pascabencana.

Koordinator Dokter Jiwa Aceh Timur, dr. Sheila, Sp.KJ, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi kolektif dari anggota PDSKJI Cabang Aceh sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

“Bantuan ini kami salurkan kepada korban banjir bandang di Kota Langsa dan Aceh Timur. Tidak hanya bantuan materi, kami juga turun langsung memberikan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial agar masyarakat dapat pulih secara menyeluruh,” ujar dr. Sheila, Sabtu (24/1/2026).

Ia menegaskan, intervensi kesehatan jiwa sejak dini sangat penting dalam situasi bencana, mengingat pengalaman traumatis dapat berdampak jangka panjang apabila tidak ditangani secara tepat.

“Melalui penyuluhan, konseling singkat, serta pelayanan kesehatan jiwa, kami berharap warga terdampak tidak mengalami trauma berkepanjangan dan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim PDSKJI Aceh turut didampingi tenaga medis lainnya, di antaranya dr. Rizky Shahna, Sp.KJ, dan dr. Cut Riska, Sp.KJ, bersama perawat serta bidan layanan kejiwaan dari RSUD dr. Zubir Mahmud.

Kolaborasi lintas profesi tersebut dinilai memperkuat upaya pemulihan kesehatan mental masyarakat di lokasi pengungsian. PDSKJI Aceh menilai penanganan bencana perlu dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan jiwa dan psikososial korban.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan warga terdampak banjir di Aceh Timur dan sekitarnya dapat bangkit lebih cepat dan kembali menata kehidupan secara berkelanjutan. (*)

Post a Comment

Previous Post Next Post