Medco E&P dan Mitra Medis Buka Layanan Kesehatan Darurat di Serbajadi Aceh Timur



JMNpost.com | Aceh Timur, - Terganggunya fasilitas layanan kesehatan masyarakat akibat bencana banjir di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mendorong PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Medco Foundation, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Timur, UPTD Puskesmas Lokop, serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur menggelar layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir. 22/12/2025

Banjir yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan kerusakan rumah-rumah warga serta sejumlah fasilitas umum dan sosial. 

UPTD Puskesmas Lokop menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang terdampak cukup parah sehingga pelayanan tidak dapat berjalan optimal. Sejumlah peralatan medis dan obat-obatan dilaporkan hilang terbawa arus banjir, yang berdampak langsung pada keterbatasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Merespons kondisi tersebut, tim gabungan memberikan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat terdampak, dengan prioritas kepada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia. Layanan medis diberikan oleh enam dokter umum dan tujuh dokter spesialis di bawah naungan IDI Cabang Aceh Timur, didukung oleh bidan dan perawat dari UPTD Puskesmas Lokop serta tenaga medis dari Medco Foundation.

Kegiatan layanan kesehatan ini dipusatkan di Kantor Polisi Subsektor Lokop sebagai lokasi alternatif yang dinilai aman dan mudah dijangkau warga. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlangsungan akses layanan kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana banjir.

Kegiatan di Kecamatan Serbajadi tersebut merupakan bagian dari program Mobile Medical Services yang dijalankan oleh Medco E&P dan Medco Foundation. Program ini bertujuan menjangkau masyarakat di wilayah terdampak bencana sekaligus mendukung upaya pemulihan kondisi kesehatan masyarakat.

General Manager Block A Medco E&P, Tutu Paniji, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons tanggap darurat perusahaan terhadap bencana alam yang terjadi di Aceh Timur.

“Kami berharap layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat Serbajadi yang terdampak banjir, khususnya dalam menjaga kondisi kesehatan pascabencana,” ujarnya. 

Menurut dia, kolaborasi lintas fungsi menjadi faktor penting dalam penanganan dampak bencana.

“Sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan memungkinkan layanan kesehatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” kata Tutu.

Post a Comment

Previous Post Next Post